Berikut ini beberapa seleksi fotografer Swedia bernama Lennart Nilsson. Dia terkenal dengan foto2 in vivo embrio manusia dan subjek2 kedokteran lainnya yang dulu dianggap tidak bisa diabadikan lewat foto.

Dia menggunakan sebuah endoskop untuk membuat gambar2 menakjubkan ini!

Dalam seri foto ini, dia menguak semua rahasia - bagaimana kehidupan berawal!!! Bukti keagungan Tuhan!!!
Ini bukan ilustrasi, bukan pula hasil ilustrasi.. This is real!!!

 
GOD IS GREAT!!!!



Perjalanan panjang sperma menuju sel telur:





Sperma yang telah bersusah payah berenang siap membuahi sel telur..



Pembuahan:



Dinding rahim yang baru siap dibuahi:



Sel telur yang dibuahi menuju dinding rahim:





Embrio mulai terbentuk, disini yang terlihat adalah awal pembentukan kepala:



Sudah mulai berbentuk:

























Manusia sempurna, yang siap berjuang melawan hidup...


 
 


Buat para Pasangan MUDA. om dan tante yg punya keponakan... atau bahkan calon ibu ... perlu nih dibaca ttg autisme.. Bisa di share kepada yang masih punya anak kecil supaya ber-hati2... .....

Setelah kesibukan Lebaran yang menyita waktu, baru sekarang saya bisa dapat waktu luang membaca buku "Children with Starving Brains" karangan Jaquelyn McCandless , MD yang
diterjemahkan dan diterbitkan oleh Grasindo.

Ternyata buku yang saya beli di toko buku Gramedia seharga Rp. 50,000,-itu benar-benar membuka mata saya, dan sayang, sayang sekali baru terbit setelah anak saya Joey (27 bln) didiagnosa mengidap Autisme Spectrum Disorder. Bagian satu, bab 3, dari buku itu benar-benar membuat saya menangis.

Selama 6 bulan pertama hidupnya (Agustus 2001 -Februari 2002), Joey memperoleh 3 kali suntikan vaksin Hepatitis B, dan 3 kali suntikan vaksin HiB. Menurut buku tersebut (halaman 54 - 55) ternyata dua macam vaksin yang diterima anak saya dalam 6 bulan pertama hidupnya itu positif mengandung zat pengawet Thimerosal, yang terdiri dari Etilmerkuri yang menjadi penyebab utama sindrom Autisme Spectrum Disorder yang meledak pada sejak awal tahun 1990 an.

Vaksin yang mengandung Thimerosal itu sendiri sudah dilarang di Amerika sejak akir tahun 2001.

Alangkah sedihnya saya, anak yang saya tunggu kehadirannya selama 6 tahun, dilahirkan dan divaksinasi di sebuah rumahsakit besar yang bagus, terkenal, dan mahal di Karawaci Tangerang, dengan harapan memperoleh treatment yang terbaik, ternyata malah "diracuni" oleh Mercuri dengan selubung vaksinasi. Beruntung saya masih bisa memberi ASI sampai sekarang, sehingga Joey tidak menderita Autisme yang parah. Tetapi tetap saja, sampai sekarang dia belum bicara, harus diet pantang gluten dan casein, harus terapi ABA , Okupasi,dan nampaknya harus dibarengi dengan diet supplemen yang keseluruhannya sangat besar biayanya.

Melalui e-mail ini saya hanya ingin menghimbau para dokter anak di Indonesia , para pejabat di
Departemen Kesehatan, tolonglah baca buku tersebut diatas itu, dan tolong musnahkan semua vaksin yang masih mengandung Thimerosal.

Jangan sampai (dan bukan tidak mungkin sudah terjadi) sisa stok yang tidak habis di Amerika Serikat tersebut di ekspor dengan harga murah ke Indonesia dan dikampanyekan sampai ke puskesmas-puskesmas seperti contohnya vaksin Hepatitis B, yang sekarang sedang giat-giatnya dikampanyekan sampai ke pedesaan.

Kepada para orang tua dan calon orang tua, marilah kita bersikap proaktif, dan assertif dengan menolak vaksin yang mengandung Thimerosal tersebut, cobalah bernegosiasi dengan dokter anak kita, minta vaksin Hepatitis B dan HiB yang tidak mengandung Thimerosal.

Juga tolong e-mail ini diteruskan kepada mereka yang akan menjadi orang tua, agar tidak mengalami nasib yang sama seperti saya.

Sekali lagi, jangan sampai kita kehilangan satu generasi anak-anak penerus bangsa, apalagi jika mereka datang dari keluarga yang berpenghasilan rendah yang untuk makan saja sulit apalagi untuk membiayai biaya terapi supplemen, terapi ABA , Okupasi, dokter ahli Autisme (yang daftar tunggunya sampai berbulan-bulan) , yang besarnya sampai jutaaan Rupiah perbulannya.
Terakhir,mohon doanya untuk Joey dan ratusan, bahkan ribuan teman-teman senasibnya di Indonesia yang sekarang sedang berjuang membebaskan diri dari belenggu Autisme.

"Let's share with others... Show them that WE care!"

Dear Moms,
Adakah yang punya pengalaman sama seperti saya, mohon di sharing ya....
setahun yang lalu saya habis melahirkan anak pertama dengan Caesar...
setelah pulang dari RS, saya di kasih resep oleh dokter DSOG saya salep
Lanakeloid (Maaf sebut merek)
untuk di oleskan di daerah bekas luka...
tapi setelah beberapa bulan bekas luka itu malah menyelundul ke depan

----------------------------------

Mom,

Pengalaman aku juga githu... Sama dokter dulu diresepkan mederma <yang harga-nya hadooooh...>

Karena ternyat dokter juga banyak yang kurang tau cara penggunaan yang tepat, jadi sia-sia aja.
Untuk menggunakan salep anti-keloid, itu begini cara-nya <semoga penjelasan via kata-kata jelas ya...>
keloid diurut dengan menggunakan dua jari (jempol dan telunjuk) di muai dari tengah, dan kemudian kedua jari menjauh. Dilakukan kurleb 15menit, 2x sehari.

Regards,
Dea Haryono



Moms n dads,

Lagi bingung nih. My Nicholas sedang kena batuk pilek, awalnya batuknya
tidak ada dahak, tapi semakin kesini, kok makin ada dahaknya yah??? Aku
kasian setiap kali dia batuk, kayaknya susah nafas, seperti ada
slem/dahaknya gitu. Gimana yah cara mengeluarkannya? ??Tolong
moms...dads. ..yang pernah punya pengalaman seperti ini, minta sharingnya
yah...tx so much.

regards,
mommy nicholas 11M3W

----------------------------------------------

Anakku jg gitu.... kapan hari batuk pilek dan aku beri aloevera gel sehari
2x 1 sendok teh.... klu berat 2x 2 sendok teh...
Kemudian dahaknya keluar dgn cara dimuntahkan. ...

Aloevera gel itu antibiotik alami dan bahannya asli dr lidah buaya....

God bless you,

----------------------------------------
hi mom Nicholas...kebetula n Ghaziku baru sembuh dari batuk. Lagi musimnya kali ya? Tapi kali ini aku ga pakai obat dokter, soalnya 2 minggu lalu dia baru sembuh dari batuk berdahak, dan aku ga mau kasih dia obat dokter terlalu sering.

Jadi aku kasih ghazi obat tradisional dari nenek moyangku :): bunga pohon belimbing wuluh/ sayur dikukus kurleb 10 mnt, kemudian ditekan2 smp keluar airnya (wrn merah), lalu diminumin 2x sehari 3 sendok teh.
Bener loh..manjurrr. .. Batuknya berhenti, pileknya jg.

Maaf kalo tidak banyak membantu...
Bunda Ghazi


DAUN ULAR...... obat DBD paling ampuh.

.
Oleh omri - 26 Februari 2009

.

Ini jelas iklan.. dan kalau sampai masuk ke blog ini, berarti sang redaktur mengizinkan. Masalahnya yang satu ini ndak ada dijual, tapi cukup gampangdidapat, nyari sendiri dan murah. Jadi iklannya ndak mempromosikan produkobat dan ndak butuh POM untuk melegalisir.

.

Obat DBD, demam berdarah dengue yang paling top dan ampuh saat ini, danperlu dimasyarakatkan adalah Daun ULAR, alias Daun UBI JALAR. Ambil pucukdaun ubi jalar sebanyak porsi ikatan sayuran, rebus dengan seliter airselama lebih dari 5 menit [godok 1 jam juga bisa]. Minum sebagai penggantiair minum, berarti sekitar seliter sehari. Ubi jalar ya Bung, bukan daunsingkong. Ubi Jalar. Makanya saya pendekin jadi DAUN ULAR, bir pade inget,karena sudah beberapa teman jadi kekenyangan makan daun singkong.

.

Resep ini sudah saya coba beberapa kali. Ponakan kena DBD, trombosit turun ke 80 ribu, sehari diberi rebusan daun ular, langsung naik diatas 150 ribu. Rumah sakit pada marah, kehilangan pasien. hehehe..

.

Beberapa teman juga saya sudah suruh coba, ampuh Boss. Isteri saya 3 minggulewat di "vonis" DBD oleh dokter, tanpa lihat hasil labnya, langsung sayakasih daun ular kita, besoknya test lagi Trombositnya jadi 396. Gila, maximumnya biasanya 400 ribu. Ternyata waktu dibilang DBD, trombosit istri saya masih 150 ribu. Hebat tenan. Resep ini dari mana? Dari teman di Philippine, dan sedang populer sekali disana dan beberapa kali menjadi topik seminar kesehatan disana. Untuk lebih afdolnya anda googling saja "comote" atau "kamote", begitu bahasa sononya, supaya ndak merasa dikadali... Jangan googling nya "daun ular", yang keluar nanti gambar kobra ngantuk.. hehehe.

.

Selamat mencoba dan tolong diterusin ke tetangga dong. Ini murah meriah dan HEBAT. Effek sampingan mestinya nggak ada, karena daun ini biasa juga dibikin jadi sayur dikampung oweh atau paling nggak dibikin menjadi makanan ternak..


Hi Moms and Dads,

Mo tanya nich, kalo bikik kaldu ayam buat anak ( anak Saya 7 bulan )
sebaiknya dari ceker atau dari badan ayam nya gitu ya ? Mohon pengetahuan
dan pengalamannya ya..Terima kasih

-------------------------------------------------------------

kalo saya biasanya dari ceker,lebih baik dikeprek dulu sebelum direbus biar kaldunya keluar ( 1 ceker kurang lebih jadi 100 cc kaldu ),jumlah ceker tergantung pemakaiannya. .

(bunda malique)



-------------------------------------------------------------

Aku coba bantu ya...

Aku sih dapat dari buku resep "35 resep makanan tim saring untuk bayi" karanagan Hindah Muaris

Kaldu Kaki Ayam

Bahan :

5 buah kaki ayam

1 liter air

1 batang daun bawang, iris halus

1 buah tomat, iris halus

2 lembar daun salam

2 batang seledri

1/4 sdt garam

cara membuat :

Rebus kaki ayam dengan air hingga air tersisa 750 ml

masukkan semua bahan dan rebus selama 15 menit. Angkat dan saring. Ambil kaldunya

Kaldu Sayur

Bahan :

500 gram tulang ayam

1 liter air

1 buah wortel, iris kasar

1/2 butir bawang bombai, iris kasa

r2 lembar daun salam

2 batang seledri iris kasar

1/4 garam

Cara Membuat :

Rebus tulang ayam dalam 1 liter air. Teruskan merebus sampai air/kaldu tersisa 750 ml

Masukkan semua bahan dan rebus selama 15 menit. Angkat dan saring kaldunyaSemoga membantu ya...

Salam,Dewi
-------------------------------------------------------------

moms, memang bayi sudah bisa dikasih daun salam, seledri dan bawang bombay?apa ga mencret ya?mohon infonya ya...

Jika ada yang mempunyai anak yang sesak nafas, jangan langsung mengambil kesimpulan bahwa dia menderita asma, mungkin anak anda alergi terhadap debu, asap atau bulu 2 halus disekitarnya. alergi ini juga menyebabkan sering pilek dan bersin - bersin



Hal ini terjadi pada teman saya, anaknya sesak nafas ternyata dia alergi terhadap debu dan bulu2 halus yang masuk ke pernafasannya, dia sudah mencoba untuk selalu menghindarkan anaknya dari debu dengan menjaga kebersihan tentunya, dan menyingkirkan kucing peliharaannya demi sang anak, tetapi ternyata anaknya masih saja mengalami sesak nafas karena alergi.....


Setelah diselidiki ternyata Penyebabnya adalah selimut dan alas tidurnya.



Bulu - bulu selimut, handuk dan perlengkapan lain bisa saja terlepas ( rontok ) saat digunakan. akhirnya teman saya mencari selimut dan alas tidur yang tidak meyebabkan alergi pada anaknya.....



Alhamdulillah dapat di Daerah Tangerang bahannya haluuuuuus baget, kuat alias tidak rontok dan kata penjualnya sih anti bakteri dan jamur karena tidak lembab sangat cocok bagi yang alergi maupun yang tidak alergi tentunya , serta dapat menyesuaikan dengan suhu tubuh sehingga tidak panas, pokoknya nyamaaaaaaan deh, produk ini eksport ke jepang dan AS harganya juga relatif murah dibandingkan kualitasnya. .........



Jika ada yang mempunyai pengalaman sama dan membutuhkan saya akan bantu memberikan alamat lengkapnya , demi kesehatan dan kenyamanan anak - anak kita ...


Disana juga ada untuk dewasa dan remaja motifnya bagus2 saya aja kepingin jadi ikut ikutan beli deh , untuk luar kota juga bisa dikirim kok...



Semoga membantu ya...





Template by - Abdul Munir - 2008